CROWN-NEW-527x65 gadingpoker-728x90 kartuking mncqq SARANA-728x90 simpatiqq aseanpoker tebakqq

Cerita Mistis Abaikan Saja, Kalau Di Jawab Dia Akan Datang

Cerita Mistis Abaikan Saja, Kalau Di Jawab Dia Akan Datang

Cerita Mistis Abaikan Saja, Kalau Di Jawab Dia Akan Datang. Begitulah awal cerita ini, saat itu keempat temanku nongkrong di jembatan. Maklum ya ya masih muda dan tetap keras kepala. Kita sedang asik nongkrong asal-usul kita berasal dari hutan durian, nah dimana pohon durian berada di dekat jembatan tidak jauh, nah. Di dekat pohon durian itu adalah temanggung kuburan, saya tidak tahu siapa temanggung deh.

Cerita Mistis Abaikan Saja, Kalau Di Jawab Dia Akan Datang. Di pondok kami, kami menceritakan kisah-kisah yang tidak senonoh setelah lama bercerita tentang udara hangat. Dingin datang pada saat bersamaan dan kami membalikkan ceritanya, ngeri ngeri saat mendongak dalam cahaya yang ringan, sepi dan kabut kami mendengar pingsan dari kejauhan terdengar suara jeritan seorang wanita menangis, tapi kami mengabaikannya saat kami memberi tahu Pohon durian di dekat gubuk kita ada buah-buahan yang jatuh, jadi kami beritahu teman kita menyebutnya pesolek.

Awalnya dia menolak mencari durian yang jatuh, tapi kami memaksanya mencarinya, jadi dia bilang aku melihat, saat dia melihat, kami hanya melihat dari pondok sambil bercerita. Saya tidak tahu bagaimana lampu senter dandy ini tidak kehilangan cahanya tidak tahu ke mana harus pergi, kami mencari untuk terus mencari dan akhirnya menemukannya di belakang pohon durian sambil memegang buah yang dia cari, tapi anehnya dia seperti bingung bertanya. Sebagai gantinya diam, membuatnya tercengang.

Cerita Mistis Abaikan Saja, Kalau Di Jawab Dia Akan Datang. Sampai akhirnya kita bawa ke pondok duriannya saya ambil, saya berbau harum harum benar, tapi saya heran kenapa, waktu sumpah * isi kosong. Ini sepi, tapi harum dan berat durian ini, tapi saya diam, tapi kami kaget pesolek ini diam mulu, ceritakan sadar, jadi dia lagi-lagi nih cari mbak duriannya, sementara kita semua masih muda, jadi saya Aku bingung, aku membuka mataku, kaget aku minta ampun itu di tempat pohon durian, banyak mayat tergeletak di mana-mana aku dengar aku melihat banyak yang menangis minta tolong menangis semuanya lengkap.

Saya, begitu juga dengan sukmanya dandy ini yang di tarik oleh penjaga pohon durian itu bermata satu, tinggi sekitar orang dewasa berdiri sampai berlutut saja, jadi saya memohon kepada Tuhan untuk berdoa agar jiwa pesolek ini kembali ke tubuhnya. Dengan menyapa saya dengan para penjaga di sana, kami ingin kembali, setelah pesolek menyadari bahwa kami sedang terburu-buru memperbaiki barang-barang kami dan pergi.

Setelah menempuh perjalanan panjang, kami sampai di jembatan yang menjadi awal cerita ini, ketika kami sampai di jembatan, kami beristirahat, dan di sungai, jika mata buaya tak terhitung banyaknya dan jika lebih jauh lagi jembatannya adalah pintu gerbang dan Ada kerajaan magis di pohon beringin yang tak jauh dari pohon durian yang kita jaga, tapi aku enggan membicarakannya dengan kedua temanku, kita sedang duduk di jembatan.

Jadi saya menutup mata saya, sebelum saya merokok saya meminta izin untuk beristirahat dan membiarkan penjaga pintu gerbang, lalu saya ngerokok dan mengatakan kepada kedua teman saya jangan ngomong-ngomel karena kami di rumah saya bilang orang belum selesai rokok saya dari tempat saya Duduk, aku mendengar erangan kecil wanita dari kejauhan, dan temanku menyebutnya roh, itu gini ngomong, usahakan punya cewek yang baik kita bilang begitu.

Tak lama kemudian ada seorang wanita berambut panjang, kemeja merah, mengenakan tas hitam, pada waktu malam jadi wajar saja, mungkin gadis jago pesolek ini di live girlfriend, belum lama dandy berbicara wanita ini berhenti di pinggir. Dari jembatan sambil menangis, dalam salam, saya tahu siapa dia, memang dugaan saya. Dia adalah wanita yang merengek saat di tengah cerita dia melompat dan tertawa saat dia tertawa terbahak-bahak dari suara apa yang terang dari jembatan itu menyala, terkejut karena kami tidak bermain.

Saya mengerti energi dan energi saya saling menggosok, saya melihat ke belakang, wanita itu wanita yang cantik, tapi kejahatan orang yang membuatnya meninggal dia diperkosa, terbunuh, dilemparkan ke jembatan dan jiwanya dipegang oleh buaya di sungai. Akhirnya aku tidak mampu menahan air mataku, aku hanya berdoa agar dia tenang dan aku masih mencari sisa tubuhnya masih di sungai, sampai aku tidak bisa bertahan karena energi negatif yang menimpaku, bukan hanya satu atau dua tapi banyak, sampai aku pingsan lagi.

Sampai di sini ceritaku, maaf kalau tidak separah cerita di sampingnya, karena saya berdasarkan kisah nyata saya sendiri, tapi sebelum saya mengucapkan selamat tinggal, saya ingin mengatakannya, jika orang tahu tidak berbicara kotor, dan menantang. , jika di hutan sama saling menjaga percakapan dan ingat selalu berdoa dan meminta pertolongan dan perlindungan.

Facebook Comments
Share Button