CROWN-NEW-527x65 gadingpoker-728x90 kartuking SARANA-728x90 simpatiqq ebobet ASUSWIN ebototo fafafaqq idolatoto asuspoker pasang iklan

Cerita Mistis Akibat Usil Di Bulan Puasa

Cerita Mistis Menjelang puasa, saya teringat cerita kejadian yang menimpa teman saya saat saya berstatus sekolah dasar, saat SMP. Dia adalah temanku meski usianya saat itu kalau aku ingat salah 3 tahun di atasku. Temanku seperti jalang bin bodoh sehingga kami menyebutnya bitch bin bodoh dan hampir semua dari kita telah mati syahid atau diusillin bersamanya. Sampai suatu saat ada kejadian yang membuatnya kapuk untuk orang jahilin.

Kejadian tersebut terjadi pada bulan puasa, biasanya setelah makan kami berkumpul rosda dipos di alun-alun desa sebelum sholat subuh di jamaah tiba. Saat itu kita biasanya menyulut petasan, hanya untuk bersenang-senang sebenarnya namanya saja kalau begitu kita adalah anak-anak. Meski saat itu kalau dewasa tertangkap kita harus dimarahi. Setelah sholat subuh akan ramai jemaat mesjid termasuk kita akan berjalan menuju batas desa. Cerita Mistis

Biasanya kita anak-anak akan menunggu orang dewasa terlebih dahulu karena jalannya masih gelap bila tidak ada penerangan jalan dan desanya dibatasi kanan-kiri hanya ada persawahan yang membentang di sepanjang jalan. Kembali temanku bajingan bin bodoh, saat jalanan sering dia melempari kami dengan petasan, terutama wanita bahkan dia malah bekerja dengan petasannya.

Tak jarang juga salah sasaran korban adalah para ibu karena tidak bisa dibedakan saat orang memakai mukena, yang tentunya akan menggerutu karena kaget. Pada saat petasannya habis dia biasanya akan mendekati teman perempuan lalu bermain colak-colek dan dan tak jarang juga dimarahi karena dipukuli kadang-kadang ibu dan bahkan nenek, sampai saat itu ada nenek yang menggerutu sepanjang jalan.

Saat itu saya lupa hari puasa seperti biasa setelah sholat subuh kami duduk dipos ronda menunggu orang dewasa keluar dari masjid. Entah kenapa temanku bajingan bajingan jahil itu tidak seperti biasanya yang ingin dia lakukan lebih dulu, akhirnya aku merasa takut karena suasananya masih gelap. Dia berkeras untuk pertama-tama membawa kami, apakah ada rencana di kepalanya dan akhirnya dua temanku bersedia menemaninya seperti dulu.

Tak lama sebelum orang-orang yang selesai shalat keluar masjid dan akhirnya kami mulai jalan. Tidak sepuluh menit kami berjalan tiba-tiba dari depan, aku melihat bajingan bin bodoh dengan dua temanku berlari bajingan ke arah kami sambil berteriak minta tolong. Aku atau bahkan hampir semua berpikir mereka bercanda karena kita terbiasa dengan isengnya.

Saat aku dekat aku mencoba menghentikan jail bin jalang tapi dia tidak mau berhenti dan terus kabur meninggalkan dua teman yang tertinggal. Pada saat itu salah satu dari mereka berhenti dan membawa kami kembali ke alun-alun dan tidak melanjutkan perjalanan. Saya sempat menolak tapi karena dia berkeras dan mengatakan bahwa dia ingin mengatakan sesuatu yang akhirnya kami kembali ke alun-alun.

Sesampainya dipos ronda dia mulai bercerita. Ceritanya seperti ini, saat itu mereka bertiga jalan duluan karena katanya si jahil bin usil mau ngerjain teman-teman perempuan yang jalan-jalan dengan melempari menggunakan pasir sambil bersembunyi dari atas pohon yang ada dipinggir jalan. Sesampainya dijalan sepi yang kiri kanannya sawah mereka melihat ada dua orang perempuan memakai mukena sudah ada beberapa meter didepan mereka, sebenarnya mereka heran kok ada yang berani jalan duluan ditempat sepi dan gelap, perempuan pula.

Di lihat dari belakang dua perempuan itu tinggi dan cara jalanya seperti teman sebaya yang mereka kenal dan sayup-sayup terdengar suara mereka sedang mengobrol sambil cekikikan. Si jahil bin usil kemudian punya rencana untuk mengagetkan mereka dengan menyalakan petasan dari belakang. Setelah jaraknya dekat si jahil bin usil menyalakan sekaligus dua kemudian melemparnya kearah dua orang perempuan itu.

Hal aneh terjadi, petasan yang dilemparnya saat menyentuh tanah tiba-tiba mati, kembali dia menyalakan petasan berikutnya dan hal yang sama terjadi. Kemudian si jahil bin usil mendekati perempuan itu dengan mempercepat langkahnya dan memanggil kedua perempuan agar menunggunya. Kedua perempuan itupun menghentikan langkahnya dan tepat saat si jahil bin usil ada disampingnya mereka menoleh kearahnya.

Saat itu si jahil bin usil tiba-tiba terjatuh seperti orang yang ketakutan dan mereka berdua segera mendekatinya yang kemudian sama-sama terkejut dan ketakutan ternyata dua orang yang dikira teman hanyalah mukena kosong alias tidak ada orangnya. Mereka berdua dengan segera menyeret si jahil bin usil yang masih belum berdiri agar segera meninggalkan tempat itu. Dan mereka bertiga pun akhirnya berlari sambil berteriak minta tolong. Setelah kejadian itu si jahil bin usil demam selama 3 hari dan setelah sembuh sepertinya dia bertobat untuk mengusili orang. Sekian.

Facebook Comments
Share Button
crownsbo303.com- Selamat Datang Di crownsbo303.net Situs Online Agen Judi Bola Terpercaya
Agen Bola Tepercaya Situs Judi Online Casino Online Daftar SBOBET Daftar Judi Online Agen Judi Online Agen Bola Tepercaya Main Casino Online Uang Asli Crown303 daftar poker online