Cerita Mistis Di Buntutin Pocong

Cerita Mistis Hay namaku adalah Riko. Saya dari Kuningan, Jawa Barat, saya ingin cerita saya pengalamamku pocong dikuntit. Cerita ini diawali dengan kisah babehku yang ketika muda telah melakukan hal-hal konyol dengan teman-temannya. Itulah tengah malam untuk makam-mongrel atau sok-sokan begitu. Akhirnya saya terinspirasi, saya rasa menyenangkan dan lucu * haha.

Akhirnya ketika saya tinggal dengan teman saya, kebetulan kami berdua saja. Tiba-tiba aku ingat cerita tuh babeh. Lucu aku akatin temanku untuk menguji penguburan ikan mas. Eh teman saya setuju, saat saya juga mengajak sementara * empot-empower juga nyaliku. Kebetulan kuburan saya di hutan, agak jauh dari desa. Tidak perlu diceritakan betapa mengerikan dan ngeri suasana di sana, yang harus diperbaiki ke mal deh daripada kuburan. Gila, saya takut saya tidak berani sendiri. Lah ini tengah malam mau ke sana apa itu harakiri (bunuh diri ala jepang). Cerita Mistis

Tapi karena saya sudah ngajakin dan teman saya baru saja menyetujuinya, kampr * t. * Hehe, ok deh prestise kalau batalin ingin meletakkan dimana wajah jika saya batalin? Waktunya diendapkan di masjid, tidak memungkinkan. Akhirnya kami berjalan di pemakaman. Dengan langkah tersebut dibuat selambat-lambatnya kasus tersebut karena sebenarnya saya tidak mau ke sana. Gila dah Horor telah menyebar ke seluruh tubuh karena takut ada dipikiran. Cerita Mistis

Akhirnya kami sampai di gerbang sebuah kuburan gelap terang, hanya dari bulan yang bersinar terang. Di dalam kuburan gelap gulita karena banyak pohon besar. Entah akibat ledakan adrenalin yang sempat ditangkap setelah sedikit masuk ke daerah makam saya, teriak pocong, pocong, lalu kita berlari secepat itu. Kami tertawa setelah berada di tengah desa dan menghentikan perjalanan kami.

Tapi aku merasa ada yang aneh. Seperti ada sesuatu yang mengikuti. Kami pulang ke rumah satu sama lain. Karena bosan hanya dua. Nah saat dikamar perasaan aneh dan ketakutan banget. Seperti seseorang yang mengawasi saya. Akhirnya aku berbaring, dan mataku memejamkan mata untuk melawan rasa takut. Tiba-tiba ada udara aneh di sampingku.

Ternyata saat aku membuka mataku, astagfirulloh sosok pocong berdiri tepat disampingku. Dan tubuhnya membungkuk ke arah wajahku, seolah melihat wajahku dari dekat. Tiba-tiba aku menjerit, tapi suaraku tidak keluar. Tubuhku kaku. Pocong tidak seperti gambar film horor difilm-indonesia yang menggunakan kain kafan putih bersih. Kafan Pocong ini robek dan kotor.

Tapi aku tidak bisa melihat wajahnya karena hitam pekatnya. Sepanjang malam aku tidak tidur mata mata yang beruntung di masjid segera mendengar suara pujian untuk segera subuh. Besok pagi saya memberi tahu seorang teman, semua bertanya apa dia juga dikunjungi oleh pocong. Itu hanya saya yang diikuti. Akhirnya siang karena merasa sesuatu yang aneh, saya mengajak teman-teman ke paranormal ditampung tetangga.

Kebetulan kita sudah tahu karena paranormal sering disebut desa kita jika ada kelainan mistis. Tak lupa aku membeli samurai dua paket untuk bayinya. Si * l * n konyol karena kehilangan uang. Kehilangan kota * hehe. Setibanya aku sudah memberitahumu * bla, bla, bla. Saya merasa ada yang ngikutin jadi mbah. Bayi itu tertawa dan berkata bahwa saya diikuti oleh pocong tadi malam.

Tuh pocongnya di depan pintu. Jari-jari menunjuk ke pintu. * Deg! Jelas aku takut dan langsung meluncur mendekati embah. Bagaimana dong bah ini? Kataku, berharap ayah membantuku. Bagus untuk sesaat apa yang anda maksud dengan pocong ngikutin saya. Kuharap pocong tidak mencintaimu padaku. Kan bisa mengamuk otakku * hehe sekarang aku tahu saat tertawa.

Pada saat terjadi mah boro-boro tertawa. Nafas hanya ngos-ngosan. Sang mbah menatap pintu dengan serius. Setelah beberapa saat si bayi menjelaskan. Pocong itu kesal dengan tindakanku, dan ingin tahu apa maksudku tengah malam wilayahnya dan orang-orang usil. Setelah diberi pengertian oleh sang ibu dan meminta maaf, pocong pun rela pergi.

Hadeh sudah lega merasa ini. Mending dulu dikuntitin dari pocong yang dikepalai. Saya suka nyengir saat mengingat cerita. * Hehe tapi pasti sangat menggairahkan. Ok kalau ceritaku mengintai pocong. Semoga pocong tidak * ujug-ujug merindukan saya dan tampil lagi, * hehe.

Facebook Comments
Share Button