Cerita Mistis Hantu Seram Yang Suka Melemparkan Batu

Cerita Mistis Hantu Seram Yang Suka Melemparkan Batu

Cerita Mistis Hantu Seram Yang Suka Melemparkan Batu. Kali ini saya akan menceritakan kisah mistis yang saya alami saat sedang mencari rezki pada malam hari.

Saya adalah seorang pedagang bakso keliling ,saya biasa berjualan bakso dari rumah kerumah pada malam hari,dan saat berjualan inilah kisah menyeramkan saya terjadi.

Cerita Mistis Hantu Seram Yang Suka Melemparkan Batu. Saat itu sekitar pukul 7 malam saya pun keluar untuk berjualan ,malam saat itu cuaca sedikit gerimis dan harinya pun dingin.

Cerita Mistis Hantu Seram Yang Suka Melemparkan Batu. Saya pun menjajakan dagangan saya dari gang ke gang ,seperti biasanya ada saja orang yang membeli dagangan saya itu,namun hari itu terlihat sangat sepi sekali suasananya,toh memang suasananya sedang gerimis juga,sebenarnya tadi saya sempat berpikir juga untuk tidak berjualan malam ini,tapi namanya rezki kan harus dicari,jadi saya nekat untuk berjualan juga.

Cerita Mistis Hantu Seram Yang Suka Melemparkan Batu. Seperti biasa saya melewati kampung yang penduduknya terbilang masih sunyi,tapi tetap saya lewati,hari itu sudah pukul 8 malam,suasananya sunyi senyap,tanpa rasa takut saya melewati kampung itu,sempat berpikir untuk balik saja untuk pulang karena daerahnya sunyi sekali,

Namun entah kenapa kendaraan saya  tetap terus berjalan padahal saya berniat balik dari situ,hingga akhirnya di pinggir jalan saya melewati sebuah pohon rambutan yang daunnya rimbun,dan tiba tiba disitu saya merasa seperti ada yang aneh,pohon itu seperti tertiup angin sangat kencang sekali dan meliuk liuk,padahal angin saat itu saya rasakan semilir saja,dan “dak!” terdengar bunyi lemparan batu mengenai panci dagangan saya,lalu “buk!”,

kali ini lemparannya mengenai kepala saya,cukup sakit juga lemparannya seperti dilempar batu yang lumayan besar,tanpa pikir panjang saya langsung balik haluan dari tempat itu untuk kembali dan pulang kerumah,dan tak sengaja saya melihat pohon besar tersebut,dan “astaghfirullah” terlihat 2 mata merah menyala dibalik daun daun rambutan tersebut,hampir menjerit saya saat itu dan bulu kuduk saya merinding hebat ,dan langsung tancap gas untuk pergi dari tempat itu,saya tak perduli makhluk itu mengikuti atau tidak.

Yang penting saya cepat keluar,akhirnya setelah sampai di persimpangan jalan barulah terlihat beberapa motor truk melintas,dan saya menoleh kebelakang tidak ada yang mengikuti ,dan terlihat jalan perkampungan itu sangat gelap gulita,padahal tadi saya lewat masih ada cahaya lampu jalan yang  sedikit terang,tapi entah kenapa sekarang tak ada cahaya sama sekali.Wallahualam…

Akhirnya saya pun memutuskan untuk pulang saja,dan saya tidak mau lagi melewati kampung yang misterius tersebut.

Facebook Comments
Share Button