Cerita Mistis Ikutan Tidur

Cerita Mistis Pecinta Hay ngeri, nongol lagi nurul nih, maaf ya jarang posting ceritanya, kehabisan cerita ya. Salam kepada semua anggota Cerita Mistis tanpa kecuali, salam juga bikin bang Devan yang paling ganteng, * hehe. Kali ini nurul akan bercerita tentang kejadian yang dialami teman saya, nah disini saya akan kirim sebagai teman saya.

Sebut saja adi saya, saya sering berkelana untuk bekerja sebagai pekerja konstruksi, sambil mengembara banyak kejadian yang saya alami tentang hal-hal mistis, tapi saya sudah terbiasa sekarang. Nah saya ingin menceritakan apa yang terjadi pada bulan puasa kemarin. Saat itu saya sedang membangun kubah masjid di daerah Kalimantan, nah karena saya adalah anak rantau saya tidur sedikit tempat diembarang. Cerita Mistis

Karena selain bergerak juga untuk menghemat uang, saya tidur di sebuah rumah kosong yang sepertinya sudah lama tak berpenghuni. Dilihat dari keadaan rumah tidak dipertahankan tapi tetap bisa ditempati. Saya tidur di dipan, sementara teman-teman lainnya tidur di tempat di mana ada lesehan, dikursi dan lain-lain.

Pada saat saya makan, saya merasa ada seseorang yang tidur dengan saya, seperti orang yang * terbanting atau bersikeras untuk tidur di samping saya meskipun tidak sesuai. Saya merasa aneh, maka saya pikir itu adalah salah satu teman saya, tapi untuk waktu yang lama saya pikir sosok itu bukan teman saya, karena tubuhnya sambil menyenggol tubuh saya terasa besar dan berbulu.

Saya langsung terbangun kaget dan penasaran, saat bangun tidur saya kaget dengan apa yang saya lihat saat itu, ternyata mr. Genderuwo yang ndusel-ndusel ikut tidur bersamaku, tapi tak lama setelah aku terbangun sosok itu langsung lenyap. Saya hanya bisa bergumam di hati saya “kam *** t sahur bukan dibangun oleh istri, bukan dibangun dengan setan yang sama” saya tahu saya masih lajang, * hehe.

Kira-kira ceritanya begitu guys, saya hanya menceritakan kembali cerita teman saya. Maaf kalau tidak menyeramkan, tapi ini nyata loh, bayangkan kalau di ikuti disamping tidur, hehehehe. Beberapa nurul, mampir facebook yuk.
Facebook: nurul chayang ifand

Facebook Comments
Share Button