Cerita Mistis Key, Arwah Keponakan Yang Hadir Dalam Mimipi

Cerita Mistis Key, Arwah Keponakan Yang Hadir Dalam Mimipi

Cerita Mistis Key, Arwah Keponakan Yang Hadir Dalam Mimipi. Saya mendengar berita bahwa salah satu dari keponakan saya yang bernama kunci meninggal, seperti suara gemuruh gemuruh di telinga saya ketika mendengar berita itu, saya bergegas ke rumah sakit untuk melihat tubuh keponakan saya yang dekat dengan saya, begitu saya sampai rumah sakit saya melihat saudara saya ipar perempuan saya menangis di samping tubuhnya dan di samping saudara saya ada kunci kembar cha yang sekarang sudah kaku.

Cerita Mistis Key, Arwah Keponakan Yang Hadir Dalam Mimipi. Hatiku hancur dan sedih melihat semuanya, tidak terasa ada butiran hangat yang hampir menetes di mataku, tepatnya jam 8 malam kami juga membawa mayatnya pulang menggunakan mobil ambulans. Keesokan harinya pada jam 10 pagi, tubuh kami mumi, saya melihat saudara laki-laki saya yang merupakan ayah dari kunci itu begitu teguh kepadanya, meskipun saya tahu di dalam hatinya dia begitu sedih tentang itu semua, kami kembali untuk meninggalkan kuburan di mana keponakan saya telah disayangi.

Saya mendekati saudara kembar cha dari kuncinya dan perlahan-lahan saya memberinya kepalanya, dia mengangkat kepalanya untuk melihat wajah saya berkata “Pak (om) jangan lakukan jika kunci kita hidup sendiri di sana” Saya sesaat tercengang, saya melihat matanya yang bengkak karena menangis dari tadi malam dan kemudian aku berkata “tidak, karena dia tenang berada di sana”.

Tepat 40 hari setelah kepergian kunci, malam aku bermimpi datang dengan sosok kunci, dalam mimpiku itu mengenakan kemeja putih, rambutnya longgar dan wajahnya bersih tersenyum, dia berkata “pak, mengapa Ayah tidak pernah datang mengunjungi saya, kunci yang sama “. Aku terbangun dengan sedikit nafas, aku merenungkan pidatonya, maka esoknya aku sedang berziarah ke makam kunci dengan istriku, ternyata ada saudara perempuanku dan ibuku, ternyata mereka mengalami hal yang sama telah berada di dalam mimpi kunci keponakan saya.

Kemudian Pada tanggal 15 Februari 2018 kemarin, saudara laki-laki dan ipar saya kembali ke rumah karena kebutuhan yang harus mereka urus, jadi mereka mengatakan kepada saya untuk menjaga rumah selama 1 hari, malam itu pada Jumat malam dan saya sendirian untuk menjaga rumah saudara saya, untuk mengisi kekosongan saya mengambil telepon dan membuka arena permainan online keberanian, tidak merasa waktu telah menunjukkan pukul 11 malam dan saya pergi tidur keponakan keponakan saya untuk terus bermain game saat tidur.

1 jam berlalu tiba-tiba saya mendengar suara memanggil “pak, pak, sir (om)”, saya menaruh ponsel saya dan saya mendengarkan dengan seksama suara itu, ya tidak salah itu adalah suara kunci keponakan saya yang meninggal, suaranya terdengar dekat ke telingaku, aku keluar dari kamar dan menuju kamar, aku memberanikan diri dan aku memperhatikan setiap sudut ruangan, tidak ada yang aneh.

Tapi sekali lagi terdengar suara panggilan “Pak, Pak” dari arah dapur, jadi aku menuju dapur, astaghfirullah di kamar mandi. Aku melihat seorang bocah laki-laki yang samar-samar yang posturnya seperti kunci, spontan seluruh tubuhku merinding dan kaku, takut mendekat, aku melihat secara dekat pada sosok yang tidak begitu jelas, aku tidak bisa memastikan apakah dia adalah kunci keponakanku atau tidak, tetapi aku berani berbicara.

“Maafkan ayah kunci jika ayah telah melupakanmu, janji ayah akan lebih sering untuk berziarah ke makammu”, lalu perlahan-lahan sosok itu hilang, aku masih terpaku di tempatku, aku memanggil nama Tuhan dan aku pergi ke kamar tidur untuk tidur. Keesokan harinya saya pergi berziarah ke keponakan keponakannya yang selalu dekat dengan saya, saya ingat kejadian tadi malam, apakah itu pemogokan kunci yang saya tidak lupakan itu? Semoga keponakan saya tenang di alam sana dan berada di tempat terbaiknya.

Facebook Comments
Share Button