Cerita Mistis Kisah Mencekam Wisata Menyeramkan

Cerita Mistis Hai teman. Merekomendasikan nama saya Andy. Ini adalah cerita pertama saya di situs ceritamistis.com ini. Sebelumnya emang ceritain pernah ane di tempat :-) laen langsung aja ya guys.
Cerita ini sebenarnya cukup lama sudah terjadi, lebih atau kurang di 2005-2006an. Tentunya ketika ane agak lupa guys. Cerita Mistis

Semuanya berawal ketika kami sekelompok teman-teman berencana untuk bermain untuk salah satu objek wisata di daerah Jawa Tengah, Dieng. Karena terjadi pada saat itu salah satu teman kita tidak lagi kembali ke rumah di salah satu kota di Jawa Tengah, empat dari kita akhirnya teman kita nyamperin tersebut. Kebetulan, kata dia, jika Anda ingin Dieng bisa melewati daerah itu. Cerita Mistis

Akhirnya kami berempat kemudian pergi menggunakan mobil dari Yogyakarta ke teman kta desa. Sesampainya di kampung teman-teman kita yang jalan langsung untuk pariwisata Dieng. Pada waktu itu masih di sekitar 10. Tapi karena kita menghabiskan terlalu banyak waktu di rumah teman-teman kita akan kita akan berangkat ke Dieng sudah di 02:00

Selama perjalanan pula tidak ada masalah sama sekali. Kami tiba di obyek wisata Dieng kemudian sekitar 17:00. Sebenarnya, ketika kita ingin mendapatkan ke danau warna, hari sudah maghrib tapi kemudian kami ditemenin ama membimbingnya ada sehingga kta masih diperbolehkan pada saat itu.

saat itu dalam waktu, anehnya, tatapan panduan ini sudah sangat berbeda. Dia was-was seperti hal.

Setelah puas kami berkeliling danau warna, ketika enam dari kami akan pulang, panduan mencegah kita untuk pulang. Dia menawarkan kita untuk menghabiskan malam di rumahnya. Tapi kemudian salah satu teman kita bersikeras untuk pulang, karena dia mengatakan ibunya sudah siapin tempat nginap kta dia di rumah. Jadi akhirnya kami sepakat untuk tinggal di rumah aja.

Pada saat itu, tiba-tiba panduan memberikan kami nomor telepon sebagai ia menyarankan, “Mas apakah ada sesuatu yang segera Telepan saya ya.”

Pada saat itu saya juga merasa sedikit aneh dengan pesan dari panduan. Karena saya merasa ga begitu buruk akhirnya saya bertanya teman saya yang membawa bergantian mobil.

Pada saat itu, kalo emang tetep guidenya disarankan untuk pulang tidak lulus di jalan yang kita punya saat-saat lewatin pergi. Lima dari kita benar-benar setuju untuk bertemu pesen Anda itu tapi teman saya yang ingin membuat rumahnya di mana kita tinggal bersikeras melewati jalan yang kita lewatin.

Akhirnya, kami tetap melalui pas kita pergi lalu. Deres hujan dalam perjalanan pulang. Tiba-tiba mobil wiper kami mati, kita dipaksa untuk mengambil istirahat

Tidak lama, hujan berhenti dan kami pergi dengan cara itu lagi. Ketika tiba di persimpangan karena jalan sudah gelap teman kita yang tahu cara apa lupa apakah gilirannya lurus benar. Akhirnya kami memutuskan untuk berbelok ke kanan. Tapi pilihan miskin kta ambil salah satu dari orang-orang besar.

Waktu berjalan menanjak tapi tidak mobil terlalu mengejutkan kuat kita tidak naik guys. Posisi mobil lagi di sudut kiri jurang menanjak kanan ketika tiba-tiba mobil berhenti tiba-tiba dan jalan menuju jurang dengan sendirinya menerapkan rem tidak berfungsi handrem kelelahan sendiri tidak bertindak seperti ada dorong kita dari depan.

Untungnya pada saat itu teman saya yang memegang setir lurus membelok ke arah semak-semak yang kebetulan menjadi kliring kecil in situ. Akhirnya kami kembali ke jalan sebelumnya, dan ketika kta-turn suara wanita suara pria tertawa dan tertawa tetapi ketika itu tidak ada kendaraan dan orang yang lewat jalan kecuali kita orang.

Dan enam dari kami ketika mereka mendengar hal ini, akhirnya kami menginjak arah gas-turn ke jalan sebelum …

Tapi jangan berhenti di situ orang horor menulis. Ada lebih jahat lagi jika kita mengingat-ingat kejadian itu …

Facebook Comments
Share Button