Cerita Mistis Kuntilanak Terowongan Gunung Gelap

Cerita Mistis Hi semua, saya nama Ayura Handayanie kenalin Joehan, biasanya disebut Joejoe. Ini adalah pertama kalinya saya memposting pengalaman horor aku, mudah-mudahan menghibur. Kejadian ini saya alami kelas 9 SMP, saat itu adalah malam Senin saya dengan teman saya Laura pergi ke pasar malam di salah satu desa di daerah kami, untuk sampai ke sana kami harus melewati terowongan Gunung gelap konon keangkerannya terkenal penumpukan (tidak pernah selesai penembakan membuktikan dunia lain).

Malam itu sekitar pukul 19.30 aku dan Lala kiri, mulai perjalanan ke pasar malam tidak ada yang aneh, kurang dari 10 menit kami tiba di sana, seperti biasa kami bercanda mencoba menguji adrenalin bermain kora-kora dan sebagainya, karena tempatnya di rumah aku punya pacar, pacar saya nyamperin ada, pada 9 kurang dia ngantarin kami kembali ke rumah, pas di jalan pembicaraan biasa, tidak pernah pergi dekat terowongan gunung gelap hujan gerimis. Cerita Mistis

Dalam perjalanan kami tiga burung hantu ngelihat, burung hantu aneh adalah ngelihatin kita dengan tampilan yang penumpukan tajam pas masuk gunung terowongan gelap, ada air yang menetes dari atas terowongan yang telah di atasnya jalur rel, pas di saya sengaja nyeplos ( La, lihat deh, * bochor bochor, * haha). Lala terus berkata (ya Joe * bochor, harus menggunakan no dr * p, * haha) terus memberitahu pacar saya (hus Anda dua hanya mendapatkan bahwa kata-kata seperti asal) kami berdua hanya tertawa. Cerita Mistis

Pas keluar terowongan gunung gelap anehnya, aku Lala serempak ngelihat ke arah kiri jembatan yang ada di depan terowongan adalah 2m, pas kita melihat sosok putih di sisi pohon pisang yang ngegantung ngebelakangin bertiga, tiba-tiba tiga kita terkejut benar-benar, pacar saya harus mengundang kembali ke sana karena penasaran, tapi karena aku sudah takut Lala pertama, dia tidak begitu membuat kembali lagi.

Aku sangat takut, Lala dan nginap tidak berani kembali ke rumah saya. Hari Seninnya aku sekolah normal, tapi pas di 9 kurang saya merasa bahu benar-benar berat ke kiri dan tubuh saya panas, saya dikawal pulang oleh sekolah PMR, saya sampai di rumah saya mengatakan semua yang terjadi dengan ibu saya yang berdarah Banten asli, ia pijatin bahu aku pergi, dan saya memegang rasa sakit saya sambil menangis, saat ia pijat ibu saya mengatakan kepada gini (ada pergi semua jalan, anak yang kuat anak saya, jangan di everynight, melakukan jenis yang sama dari pertalian darah Banten , pergi kesana).

Kemudian mengatakan begitu, saya diberitahu untuk minum air kelapa, saya merasa lebih baik setelah pijat, dan minum air kelapa, setelah itu saya sakit selama satu minggu, dan hari seninnya saya sembuh. Terima kasih sudah mau membaca, maaf jika ada kekurangan

Facebook Comments
Share Button