CROWN-NEW-527x65 kartuking SARANA-728x90 simpatiqq mwtoto asuspoker

Cerita Mistis Kuntilanak Yang Ikut Kerumah

Cerita Mistis Saya masih memiliki kisah nyata beberapa yang terjadi di sekitar saya pasti tidak aneh lagi di depan umum. Aku menulisnya dengan judul tangan berkulit halus. Masih bertema makhluk tak kasat mata dan misteri yang kadang-kadang menyajikan tanda tanya. Setiap orang memiliki pandangan yang berbeda tentang hal-hal mistis namun tetap pada dasarnya mereka hanya makhluk Allah serta kami.

Dalam cerita ini saya adalah aktor utama. Tentu saja kali ini saya sendiri mengalaminya. Di pagi hari langit tidak memberikan tanda-tanda hujan, hanya saja saya tidak bisa menikmati suasana pagi yang cerah itu di karena saya bekerja pergeseran pertama dan pergi lebih awal di pagi hari. 06:00 Aku telah mencapai area kerja. Oleh karena itu, setelah sholat subuh saya langsung pergi untuk bekerja tanpa merasakan kehangatan matahari pagi di perjalanan. Cerita Mistis

Kegiatan hari berjalan normal. Orang dengan kesibukannnya menghiasi pagi ini yang tampaknya untuk menyapa. Ada yang sampah, ada pemanasan mesin sepeda motor, ada sebuah pintu kios dibuka, ada duduk dengan kopi dan sebatang rokok, maka saya dan sepeda saya yang melintas di depan mereka. Tentu saja beragam. Pada pandangan pertama saya bertanya apakah mereka memiliki beban? Mungkin beberapa ya.

Pokoknya tidak ada manusia tanpa di tes. Saya selalu berharap bahwa Allah akan melepaskan semua urusan hamba-Nya. Pada saat itu aku merasa diriku ingin cocok mungkin karena kurang istirahat karena tidur terlambat. Tapi meskipun demikian pekerjaan berjalan baik sampai jam setelah bekerja untuk menyapa. Aku langsung pergi ke loker untuk mendapatkan barang-barang saya dan pulang.

Aku sudah mulai lelah. Belum lagi energi yang digunakan saat di jalan raya di mana saya harus fokus pada pengendara lain yang kadang-kadang berubah tiba-tiba. Ketika sampai di rumah, saya menghabiskan sore mengambil istirahat sambil menunggu sore hari. Karena sore itu saya ingin mengunjungi rumah teman untuk secangkir kopi. Saya berbicara obrolan ringan sampai atmosfer sudah larut dan aku segera kembali ke rumah.

hal menarik sejauh ini tidak ada. “Sepertinya hidup saya sangat monoton dan membosankan. Aku ingin melakukan hal-hal besar” pikirku. Setelah tiba di rumah saya merebahkan tubuhku ke tempat tidur dengan posisi lurus menghadap langit-langit atap saya sambil perlahan menyayup dan memejamkan mata. Ketika perjalanan menuju mimpi bisa disebut mimpi karena gerbang kesadaran saya masih ada, meskipun sedikit. Tiba-tiba aku terguncang dengan kesemutan di bagian pinggang sebelah kanan tepatnya di kulit yang menutupi tulang rusuk.

Aku merasa salah satu jarinya menyodok dengan tenang di salah satu sela-sela tulang rusuk yang akan sangat geli. Aku kembali membuka mata dan memutar mata ke bawah (ke arah kaki) dan ada saya pikir saya melihat cahaya biru terbang ke atas ke arah saya. Cahaya itu berbentuk seperti gelombang air garis melengkung yang berasal dari tetesan air di mana lengkungan cahaya ketika sampai terbang ke atas akan memudar dan menghilang dan mengikuti gelombang berikutnya balik yang terus mengalir ke atas.

Ketika rasanya berbeda dari biasanya. Cuaca tidak menakutkan bahkan saya tidak merasa benci dingin tatapan dan panik pasty pernah memelukku. “Apakah ini yang disebut aura positif?”. Aku bertanya yang benar-benar hanya lewat pikiran saya tanpa berbicara dalam hati. Tentu saja aku tidak tahu tentang aura negatif dan positif. Saya tidak bisa menyimpulkan.

Aku terus menonton cahaya biru sementara pinggang masih kesemutan. Sementara tubuh terasa berat perlahan aku bisa menggerakkan tangan kiri saya untuk memeriksa apa yang ada di pinggang saya sampai saya memukul punggung tangan yang telah mendarat telapak tangannya di pinggang saya. Iya nih! Aku benar-benar memegangnya. Kulitnya sangat lembut dan menyerahkannya juga berbentuk cahaya biru dan itu tangan seorang wanita.

Aku melihatnya, tetapi tidak secara langsung. Tapi aku sangat yakin bahwa seperti itulah apa yang saya lihat. Pada saat itu, saya ingin memiliki dua pandangan mata yang berbeda “adalah bahwa ini hanya mata batin?” Saya bertanya. Saya tidak mengerti. Aku segera mengangkatnya tapi berat. Saya berpikir bahwa ini adalah sia-sia meskipun saya kerahkan semua kekuatan saya. Aku menarik napas dalam-dalam dan merileksasikan diri. Aku pasrahkan pada Tuhan Sang Pencipta. Saya berharap semua akan baik-baik.

Ketika hati saya tenang, tangan diangkat dan ketika ketenangan terganggu tangan yang kembali ke pinggang saya ingin mendarat. Tug terjadi beberapa waktu sampai aku bisa melepaskannya dan kembali saya bisa bergerak bebas. Lalu aku bangun dalam posisi duduk dengan kaki masih lurus ke depan. Saya memastikan bahwa itu bukan mimpi sekarang. Memang tidak! Saya yakin mata saya terbuka karena terjadi.

Aku segera bangkit dan pergi ke kamar kakakku. Aku tidur dengan adikku sampai hari berikutnya tiba dan kembali menjalani rutinitas. Tat ketika aku mengatakan kejadian tersebut kepada saudara saya. “Ya! Gadis jin, dia suka saat yang sama Anda” kata adikku dengan lelucon tersenyum. Saya juga menjawab bercanda. Setelah melewati akhirnya semua kembali seperti biasa.

Itulah kisah nyata yang saya alami, dan saya senang untuk berbagi di sini. Semoga kita semua Allah selalu dilindungi dari hal-hal buruk. Amin. Saya minta maaf jika ada kata-kata yang tidak menyenangkan. Dan terima kasih ingin membaca

Facebook Comments
Share Button