Cerita Mistis Larangan Siul Dalam Toilet Sekolah

Cerita Mistis Hey guys KCH, Sendy memperkenalkan nama saya, saya ingin memberitahu Anda tentang pengalaman saya. Segera, cerita ya. Saya adalah seorang mahasiswa di salah satu dari SMK di Bekasi.Waktu saya pelatihan untuk tandu darurat karena saya akan mengikuti balapan di satu sekolah tinggi PMR dibekasi negara. Latihan saya dimulai at 4 pm. Pada saat pelatihan saya, teman-teman saya dan senior latihan tiba-tiba hujan.

Karena hujan masih sedikit latihan, kita tetap pergi, tiba-tiba hujan mengalir menuruni pelatihannya terpaksa ditunda, dan kita semua mengambil penampungan di salah satu kelas yang samping toilet. Ketika teman-teman saya yang menaungi tiba-tiba mati untuk kencing, untungnya kelas samping toilet. Dia memohon disampaikan kepada saya, pada awalnya saya tidak mau, karena ia dipaksa pada akhirnya aku pergi. Cerita Mistis

waktu untuk menunjukkan jam 17:35 pm, teman saya segera ditarik tangan saya. Saya sudah mulai merasa tidak enak badan, dan punya merinding di berdiri, saya pikir positif, mungkin karena hujan disertai dengan angin. Kita juga mendapatkan ditoilet. Cerita Mistis

“Ndy, lu di sini menunggu untuk ya”.
“Ya”.
“Hati-hati lo ninggalin”.

Teman saya juga masuk ke toilet, dan kemudian aku menunggu di depan pintu toilet, aku melihat kanan dan kiri, saya merasa buruk sekali lagi. Bunyi siulan terdengar dari dalam toilet.

“Hei, tabu yang bersiul di Istana toilet”. Cerita Mistis
“…”

Ada jawaban dari teman saya. Aku kembali ke teman saya ‘s panggilan akhirnya keluar baik dari toilet. Tapi wajahnya berbeda seperti orang takut.

“Hei, lu mengapa? kok kayak lu wajah ketakutan? “.
“Gw kemudian ceritain kelas”
“Hm, ya telah datang ke kelas”

Kami berdua berjalan ke kelas, teman saya masih menghadapi rasa takut dia melihat ke belakang. Ketika pusat sampai akhir toilet lorong kami berdua secara tidak sengaja melihat ke belakang, dan kami berdua melihat tinggi wanita berpakaian putih, dan wajahnya yang ditutupi oleh rambut, dia berdiri di depan toilet yang telah habis sebelumnya diduduki oleh teman saya.

Kami berdua berlari ke kelas, teman saya menarik tanganku, di tengah-tengah lari dari jatuh teman saya dan saya membantu untuk bangun. Aku membantu dia di tengah tertawa itu tidak jelas, saya pikir dia ingin menakut-nakuti menakut-nakuti saya, ternyata ia memiliki real. Aku berteriak-teriak untuk bantuan, untungnya teman dan saudara dari kelas saya pergi langsung ke kami berdua, dan guru masih di sekolah.

Setelah berapa lama teman saya menyadari, setelah kami sadar dibuang dan latihan lebih besok. Hari berikutnya teman saya bilang apa yang dilihatnya kemarin, ternyata ia melihat wanita yang berdiri di depan toilet kemarin bahwa saya telah melihat dengan teman-teman saya dan senior mengatakan kepada saya bahwa setelah di sini tidak pernah seorang wanita yang melakukan bunuh diri ditoilet ini.

Kemudian ia tidak suka orang-orang yang peluit di toilet karena dia yang mengganggu dia. Setelah mendengarkan penjelasan senior kami, kami tidak akan bersiul sekolah ditoilet. Akhir, maaf jika ada satu kata, harap dimengerti, karena pertama kalinya menulis-menulis cerita seperti ini. Jika ingin tahu lebih lanjut tentang saya menambahkan nama fb saya Sendy Sanjaya, Ig ikuti saya terima kasih @sendysanjayaaa.

Facebook Comments
Share Button