Cerita Mistis Melewati Depan Kuburan Seklatak

Cerita Mistis Hay guys, baru-baru ini saya memasang cerita tentang TPlat Seklatak yang terkenal di desaku. Nah kali ini saya dan teman-teman saya hanya melewati TPAT Seklatak depan yang katanya angker. Ceritanya gini, itu masih bulan puasa (ya kalian tahu ceritaku “tarawih penampakan” di bulan puasa puasa juga masih ada). Jadi teman saya Khafid membawa saya dan 4 teman lainnya untuk membeli bakso di desa Sundul.

(Tempatkan TPU Seklatak di desa sundul) nah siapa yang datang kali ini saya, Budi, Fitton, Bendol, Haqi, dan Khafid tentunya. Kemudian di malam hari sekitar jam 9 malam kami berkumpul di depan rumah Budi, sebelum berangkat untuk kami bicarakan. Cerita Mistis

“Hey guys bagaimana kalau kita lewat jalan pintas, kita lewat TPIB Seklatak” saya ajak.
“Hmm, kamu disana, ada TPU yang benar-benar angker” jawab Bendol.
“Halah, dia bilang kalian tidak percaya gituan, kenapa bilang TPU itu angker” jawabku sela.
“Saya setuju dengan Adymas, Anda pengecut tidak harus mengikuti, bagaimana?” Haqi mengedipkan mata kirinya.

(Saya masih bingung, mengapa Haqi mengedipkan, apa itu).

“Oke, kita setuju, bukan begitu” kata bendol tersus. Budi dan yang lain hanya mengangguk, lalu kita semua berangkat, Fitton dan Bendol di depan 1 motor. Terus di belakangnya ada Haqi dan Khafid, aku dan Budi di belakangnya sendiri, saat sampai di daerah Seklatak.

“Saya takut ya ya” kata pikiran.
“Tidak apa-apa ada saya di sini, toh kita sibuk -” jawab saya.

Saat tepat di depan TPlat Seklatak tiba-tiba terdengar tawa cekikikan, dan diduga Budi langsung menginjak gas. Dan jalannya rusak, Budi menyalip haqi, saya menengok ke belakang, saya melihat haqi kok tertawa sendiri dengan khafid (karena sebenarnya saya tidak takut bahkan saya bingung, benar-benar haqi dan khafid bahkan saat tersenyum) dengan Fitton seketika di depan. Langkah itu juga menginjak gas. Sampai disebuah warung bakso, kami sudah memberitahumu sebentar.

“Eh tahu tidak, saya dengar ada cekikikan,” kata Fitton ketakutan.
“Aku juga, itu pasti setan” jawab pikiran.

(Haqi dan khafid suka menahan tawa, dan mereka berkedip lagi untukku).

“Eh guys, itu tidak bisa jadi hantu. Hari hantu tertawa * doang” kataku.
“* Jiahaha” (haqi tiba-tiba tertawa).
“Kenapa kamu?” Tanya Fitton
“Ya kalian tidak tertawa tawa saya, kamu takut ya ha ha ha?”.
“Hah ternyata kamu, tidak lucu ah, langsung saja yuk” kata singkat.
“*Ha ha”.

Facebook Comments
Share Button