CROWN-NEW-527x65 kartuking SARANA-728x90 simpatiqq mwtoto asuspoker

Cerita Mistis Penghuni Kost Misterius

Cerita Mistis Ini adalah kisah saya ketika saya mendapat beasiswa untuk kuliah, yang terbesar di benua itu, khususnya di negara kanguru, Australia. Nama saya Ai, saya tidak pernah berpikir saya akan mendapatkan beasiswa ke negeri orang, baik meskipun kota yang saya tinggal di bukan kota yang terkenal dengan Opera House sebagai ikonnya, tapi aku sangat beruntung karena kota tempat saya melanjutkan studi adalah salah satu dari lima kota dunia cosiest untuk hidup menurut salah satu sumber yang dapat dipercaya.

Kesempatan untuk belajar di luar negeri saja pada kesempatan tidak disia-siakan. Budaya dan kebiasaan orang-orang yang sangat menghargai migran, terutama mereka yang memiliki tujuan untuk mempelajari hal yang menyenangkan untuk dipelajari. Bertemu dengan orang asing setiap hari, bergaul dengan mereka, berusaha memahami bahasa mereka dan mencoba untuk bersaing dengan keterbatasan bahasa yang telah kita pelajari. Cerita Mistis

Tentu saja, jumlah ruang untuk rekreasi dan lahan terbuka hijau yang disediakan oleh pemerintah untuk menambah kenikmatan yang kita berada di negara yang kecil hanya bisa ditonton melalui film dan hanya bisa bermimpi untuk berada di sana. Namun di balik kesenangan dan rasa bangga bisa menginjakkan kaki dan belajar di negara itu, ada hal-hal lain yang merosot ke story telling.

Itu adalah misteri yang tak pernah saya bayangkan, insiden itu terjadi di sebuah rumah kos di “Mile End”. Rumah kos memiliki 5 kamar, kemudian hanya sebagai tidak keluar dari rumah kos, aku langsung menempati rumah kos. Awalnya, biasa-biasa saja tapi seiring waktu mulai terjadi hal-hal aneh.┬áCerita Mistis

malam itu aku itu keren-asiknya chatting dengan teman-teman di kampus, tapi tiba-tiba mati sendiri koneksi wifi tepat jam 12 malam (Wifi adalah salah satu fasilitas yang disediakan di rumah), saya pikir itu biasa-biasa saja. Namun, keesokan harinya, hal yang sama kembali terjdi, salah satu teman sementara tugas semacam kostku berteriak dari dalam kamarnya, “mengapa wifi mati? Tidak ada ya yang disengaja?”.

Aku mendengar teriakan (kami kamar sebelah) menjawab “Saya tidak tahu mengapa”. Kami berdua meninggalkan ruangan untuk melihat colokan wifi yang terletak di ruang Tv, dan colokan terpisah dan berada jauh dari posisi yang tepat. Pada saat itu, kita hanya berpikir bahwa mungkin salah satu dari kami setiap colokan menghapus setelah menonton Tv, yang harus Wifi Tv tetapi colokan berada di lepas.

Oh well, mungkin sudah waktunya kami juga beristirahat mengisi ulang pertama yang melanjutkan kuliah besok sebelum tanggal jatuh tempo. Ketika tu kami memutuskan untuk beristirahat di akhir dan mengganti busi Wifi sebelum kembali ke kamar masing-masing. Penghuni rumah kos, yang terdiri dari 4 perempuan, termasuk saya dan satu orang.

Terjadi lagi malam berikutnya, kami 4 wanita merasa penasaran untuk 1 penduduk laki-laki dari asrama ini. Akhirnya kami diminta untuk pria, tapi ia mengatakan bahwa ia tidak pernah mencabut colokan wifi. Hari berikutnya akan lagi, dan saya seorang wanita yang melakukan kuliah di sore hari, mengatakan kepada saya bahwa ada sering gangguan ketika dia sendirian di kamarnya.

Dia mengatakan sering mendengar suara-suara seperti seseorang sedang mencuci pakaian, memasak dan sebagainya di rumah kos. Sampai saat ini, insiden itu masih menjadi misteri dan tanda tanya besar bagi kita semua penghuni rumah kos, tapi aku mulai terbiasa dengan kejadian ini sampai istirahat semester akhirnya datang, dan aku pulang ke Indonesia. Jadi cerita saya, tapi saya tetap akan kembali ke Australia, dan masih tinggal di rumah kos karena perguruan tinggi belum selesai.

Facebook Comments
Share Button