Cerita Mistis Penumpang Gelap Ikut Naik Motorku

Cerita Mistis Penumpang Gelap Ikut Naik Motorku

Cerita Mistis Penumpang Gelap Ikut Naik Motorku. Halo para pembaca,perkenalkan nama saya Romi,saya adalah seorang perantau yang bekerja di Jakarta,setiap bulan sekali saya selalu menyempatkan pulang untuk bertemu dengan istri dan anak semata wajang saya,kampung saya ada di daerah Jawa tengah.

Hari itu pun sudah saatnya saya akan pulang kekampung saya untuk menemui istri dan anak,saya selalu menaiki sepeda motor saya untuk menuju kampung saya tersebut.

Cerita Mistis Penumpang Gelap Ikut Naik Motorku. Di perjalanan seperti biasa saya pulang jalanan selalu macet,kebetulan hari itu jam sudah menunjukkan pukul 7 malam,tapi perjalanan masih lumayan jauh,tapi saya tidak berniat untuk bermalam di suatu tempat karena sudah sangat rindu untuk bertemu dengan anak dan istri,,toh waktu bukan halangan pikir saya.

Waktu saat itu sudah menunjukkan pukul 10 malam,dan daerah yang saya lewati ternyata sudah sangat sepi,disinilah aku mulai lirik kiri dan kanan sepanjang perjalanan,namun dalam perjalanan itu tiba tiba sepeda motor saya  terasa ada yang aneh,seperti ringan saya dan seperti terbawa angin saking ringannya,tapi aku tidak berpikir aneh ,toh mungkin karena angin pikir saya.

Cerita Mistis Penumpang Gelap Ikut Naik Motorku. Namun saya sempat berhenti sebentar ingin melihat kalau ban sepeda motor saya baik baik saya,setelah saya cek ternyata baik baik saja,saya pun melanjutkan perjalanan kembali,namun tiba-tiba saya mencium bau melati yang begitu semerbak di hidung saya ,tapi aku masih cuek saja,dan masih meneruskan perjalanan saya,kemudian saya melihat kaca spion sebelah kanan ,seperti ada yang aneh ,seperti ada yang duduk memakai baju putih,dan disamping kepalaku terlihat ada rambut panjang yang berkibar kibar mengenai kepala saya,rambutnya terurai kedepan,apa ini pikir saya,sayapun berhenti,Astaghfirullah ternyata kuntilanak !

Dengan nada takut tap harus berani  saya bertanya “ngapain kamu ikut saya?”

Itu bukan pertama kalinya saya melihat hantu seperti ini,jadi saya tidak terlalu takut malam itu,kuntilanak itu hanya diam dengan muka yang pucat pasi dan kaku,lalu tidak beberapa lama ia menyeringai kearah saya dan tertawa cekikikan dan langsung terbang menghilang.Saya terus istighfar dan berdoa dalam hati di dalam perjalanan agar selamat sampai tujuan,.esok harinya pun saya sampai juga dikampung dan menceritakan yang saya alami pada istri saya.

Facebook Comments
Share Button