Cerita Mistis Sosok Tinggi Besar Di Atas Aula

Cerita Mistis Assalamualaikum semua orang, ketemu lagi Bismi dari ujung pulau Sumatera * hehe berarti Aceh. Bagaimana semuanya, akan baik-baik saja. Ih bismi ini sok-sok inggris * hehe sesekali tidak apa-apa, yeah kak john yang tampan, lucu aliando * auw. Baiklah kengeriananku yang ke 77. Kejadian ini saya alami pada hari puasa puasa 21.

Malam itu saya tinggal di rumah sepupu saya di Aceh Timur. Ya itu cukup jauh karena saya dari Aceh Utara * hehe. Malam itu tepatnya pukul 21.02 tiba-tiba PLN kesal saya, * haha berarti mati terang saat saya menonton anime naruto di laptop. Tidak baik melihat tempat yang gelap, bukan? Saya keluar untuk mendapatkan korek api di aula. Cerita Mistis

Oh ya, di samping rumah sepupu saya adalah aula tua. Saya tidak tahu seperti apa bentuknya. Dari paman saya adalah teungku / ustad. Aku naik tangga di lorong. Saat sedang mencari korek api, tiba-tiba aku merasa ada seseorang yang berada di belakangku. Aku membalikkan tubuhku kembali, tapi tidak ada siapa-siapa. Hanya kegelapan dan cahaya bulan yang saya lihat.

Ketika saya menemukan korek api, saya menuruni tangga, melirik ke lorong. Jantungku hampir copot saat melihat sosok hitam besar berdiri di aula dekat Alquran. Aku tidak bisa melakukan apapun. Sosok itu semakin bertambah. Bukan satu, bukan dua, bukan tiga ya hanya banyak. Saya mundur perlahan, saya mendengar sepupu saya beberapa kali memanggil saya untuk memberitahu saya untuk segera membawa korek api.

Ambillah sendiri cepat, tidak tahu apa? Saya hanya memiliki dua kaki * hehe. Tiba-tiba raja pikun menepuk pundakku * haha berarti bang akmal (sepupu). “Lama anda membawa pertandingan, awas laptop yang saya sita karena sudah terlambat membawa pertandingan” katanya saat tampil. “Ya kalau disita saya mau nonton naruto dimana coba?” Saya membalas.

Aku bahkan tidak menjawab pertanyaanku, dia keluar sambil mencongkel jilbabku. Aku menengok ke arah aula, sosok besar itu lenyap. Saya bingung, apa yang baru saja saya halusinasi ya? Sebenarnya ini hall apa sich? Dikatakan bahwa ruang belajar ada disana sampai mereka! Aneh! Kupikir saat aku lewat karena harus bertarung memperjuangkan laptopku dengan tali tangkai sang senator. Siap bertarung Itu dia. Wassalamualaikum.

Facebook Comments
Share Button