CROWN-NEW-527x65 gadingpoker-728x90 kartuking SARANA-728x90 simpatiqq ebobet ASUSWIN ebototo fafafaqq idolatoto asuspoker pasang iklan

Hantu Tanpa Kepala di Kamar Mandi Pondok Putra

Rizky tak yakin ada hantu tanpa kepala yang suka seliweran di pondoknya. Rizky menduga itu hanya akal akalan pengurus pondok saja untuk menakut-takuti santri.

Sudah tak asing cerita hantu tanpa kepala di tempat Rizky. Siapa saja yang masuk menjadi santri baru, selalu akan ada santri senior yang akan bercerita soal hantu tanpa kepala ini.

Saat awal awal pondok tempat Rizky belajar mengaji dibangun, Kiai Abdul tak hanya mengajar santri manusia biasa, melainkan ia juga mengajarin santri berwujud jin.

Cerita aneh itu selalu diceritakan dari generasi ke generasi. Dulunya ketika Kiai Abdul masih mengajar ngaji, beliau sendiri pernah didatangi sesosok jin atau hantu tanpa kepala pada suatu hari. Jin atau hantu tanpa kepala ini duduk di bagian belakang jin – jin yang masih ngantri ngaji.

Daftar Slot Online – Sadar ada jin yang bukan dari lingkungan sekitar, Kiai langsung memanggil sosok yang menyelonong ini.

Meski tanpa kepala, Kiai Abdul bisa mengerti apa yang dimaksud oleh sosok itu ketika tiba di pondok.

“Kepala saya terjatuh di sekitar sini, Pak Kiai. Kalau boleh izinkan saya untuk mencarinya di sekitar pondok ini,” kata hantu tanpa kepala itu. http://saranacash.xyz/

Kiai Abdul lalu mempersilahkan hantu tanpa kepala itu untuk mencari kepalanya di sekitar pondok.

“Tapi kamu jangan menggangu santri-santriku yang beneran mau belajar mengaji di tempatku,”kata Kiai Abdul.

“Baik pak Kiai, kata hantu tanpa kepala itu.

Cerita ini selalu diingat oleh siapapun yang pernah datang di pondok Rizky ini. Kiai Abdul sendiri sudah meninggal lebih dari setengah abad lalu. Kebetulan sekali bahwa para pewaris pondok lain tidak punya ilmu sesakti Kiai Abdul.

Hal itulah yang membuat Rizky, dan teman-temannya percaya diri untuk keluar dari pondok pada suatu malam. Rizky dan teman-temannya percaya sebenarnya ini merupakan cerita mitos saja. Kisah ini mulai disebarkan agar tidak ada santri yang berani melanggar aturan pondok.

Karena di ujung lorong kamar mandi sendiri ada tangga permanen untuk naik menuju ke bak tampungan air. Dari bak ini ada tiang listrik bahu jalan yang dekat sekali untuk diraih. Tiang ini berada di luar daerah pondok.

Bola88 – Begitu masuk ke area lorong kamar mandi, Rizky harus melewati dulu kolam cuci kaki sedalam mata kaki. Kubangan air yang selalu ada di hampir setiap pondok pesantren untuk cuci kaki.

Mentas dari kolam itu, sambil berjinjit sedikit, Rizky menghampiri ujung lorong kamar mandi. Dari tempat kolam cuci kaki sampai tangga di ujung kamar mandi, jaraknya cukup lumayan. Sekitar 20-an meter.

Baru saja tangan Rizky menyentuh tangga, tiba-tiba Rizky merasa ada sesuatu yang aneh. Tempias air kolam cuci kaki tak juga berhenti-henti. Bahkan gelombang airnya seperti makin membesar. Samar-samar bahkan terdengar ada sesuatu yang masuk ke kubangan air itu.

Keadaan lorong begitu gelap karena Rizky memang sengaja tidak menyalakan lampu kamar mandi lebih dulu. Jadi Rizky memilih langsung masuk ke salah satu kamar mandi yang terbuka. Rizky yakin, dirinya seperti diikuti oleh seseorang. Barangkali pengurus pondok sedang razia, batin Rizky.

Pintu tidak ditutup agar pengurus pondok mengira tidak ada orang. Sambil sembunyi di sudut pintu yang masih terbuka ke dalam, Rizky cuma berharap dirinya tidak ketahuan.

Tiba-tiba suara gelombang air itu pun berhenti.

Awalnya Rizky mengira, itu tanda kalau pengurus pondok sudah pergi. Tapi beberapa detik kemudian muncul suara ketukan di setiap pintu kamar mandi yang tak tertutup. Ada sekitar 20 kamar mandi saling berhadap-hadapan di sana. Dan satu demi satu pintunya berbunyi.

“Tok.”

“Tok.”

“Tok.”

Suara ketukan itu mendekat ke kamar mandi Rizky. Tentu saja Rizky hampir saja kencing di celana. Saat itu, Rizky masih berpikir kalau yang sedang mengecek itu adalah pengurus pondok. Mengetuk setiap pintu kamar mandi untuk memastikan tidak ada orang di sana. Mungkin dengan cara memukulkan rotan panjang ke pintu-pintu kamar mandi.

Baca juga: Jika Ada Hari Santri, Kenapa Tidak Ada Hari Kiai?
Sayangnya, kalau mau diperhatikan lagi, suara yang muncul itu bukan suara rotan. Karena keadaan begitu sunyi, Rizky memperhatikan betul kalau suara itu adalah suara benturan kuku dengan pintu kamar mandi yang terbuat dari seng. Bahkan kadang ada suara menyeret antara kuku dan besi seng.

Lama-lama pikiran Rizky yang mengira itu adalah pengurus pondok yang sedang razia beralih menjadi sesuatu yang aneh. Apalagi ketika suara itu…

“Tok…”

“Tok…”

…mulai mendekat ke kamar mandi tempat Rizky bersembunyi.

Rizky tak berani keluar. Ada perasaan aneh yang menyerang dadanya. Sepertinya yang sedang menuju lorong itu bukan pengurus pondok. Apalagi tak tampak bayangan sekelebatan orang sama sekali.

Sampai akhirnya pintu kamar mandi Rizky pun diketok…

“Tok…”

Lalu berhenti.

Situs Live Casino Online – Rizky tak merasa ada sesuatu di balik pintu kamar mandinya. Kosong. Seperti tidak ada apa-apa. Dari sana Rizky tak berani keluar, tak berani melengok melihat situasinya. Lalu ditengoknya sedikit sela pintu di ujung, ada sesosok bertubuh tinggi besar.

Meski tak cukup jelas karena begitu gelap, tapi Rizky tahu itu seseorang.

Hampir saja Rizky teriak. Hanya saja, begitu menyadari ada sesuatu yang seharusnya ada di sana—tapi tak ada di sana, Rizky menahan teriakan sekuat tenaga.

Di bagian atas sosok itu, harusnya ada kepala, tapi sosok itu cuma memiliki bahu. Seolah-olah, antara bahu kanan dan bahu kirinya adalah satu kesatuan. Menyisakan hanya secuil potongan leher saja seperti batang pohon yang kena tebang.

Sosok aneh itu lalu beralih menuju kolam cuci kaki lagi. Masih dengan ketukannya di tiap pintu.

“Tok…”

“Tok…”

Hantu tanpa kepala itu ternyata betulan ada. Bukan mitos.

IDN Poker Online – Rizky semakin tak mau bersuara lagi. Paling tidak untuk satu malam itu. Tiba-tiba dunianya jadi sempit, hanya seputar kamar mandi yang dipakainya untuk bersembunyi itu. Keadaan jadi makin gelap. Lalu semakin gelap.

Sampai tiba-tiba..

“Cuk, kenapa kamu tidur di sini?” kata teman Rizky membangunkan.

Rizky bangun dari tidurnya. Kaget. Keringat dingin keluar begitu deras. Bingung. Ternyata dirinya tertidur di kamar mandi.

“Dicari-cari dari tadi. Jadi cabut nggak nih?” kata teman Rizky sudah siap mau naik ke tangga.

Rizky tak yakin. Barusan ini mimpi atau bukan ya? Meski begitu, nyalinya mendadak ciut. Keberaniaannya luntur seketika. Apalagi ketika menengok kembali lorong kamar mandi itu.

“Aku nggak jadi cabut ah. Kapan-kapan aja, Cuk,” kata Rizky lalu kabur menuju kamar meninggalkan teman-temannya di kamar mandi.

Rizky baru sadar kemudian, ternyata selangkangannya sudah basah dan memuar bau pesing.

 

Facebook Comments
Share Button
crownsbo303.com- Selamat Datang Di crownsbo303.net Situs Online Agen Judi Bola Terpercaya
Agen Bola Tepercaya Situs Judi Online Casino Online Daftar SBOBET Daftar Judi Online Agen Judi Online Agen Bola Tepercaya Main Casino Online Uang Asli Crown303 daftar poker online