CROWN-NEW-527x65 kartuking SARANA-728x90 simpatiqq mwtoto asuspoker

Misteri ‘Homang’ Dikaitkan Pengisap Darah Ternak di Tapanuli Utara

saranacash Puluhan hewan ternak yakni ayam, itik, hingga babi di Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut) mati secara misterius. Ternak tersebut diduga mati karena darahnya diisap dan organ dalamnya dimakan.

Sejumlah orang mengaitkan misteri kematian puluhan ternak itu dengan makhluk gaib ‘homang’. Homang adalah makhluk berwujud menyeramkan yang dikenal lewat cerita masyarakat setempat.

“Ada anggapan begitu dari beberapa orang,” kata Bupati Taput Nikson Nababan saat dimintai konfirmasi

Homang dikenal masyarakat setempat berupa sosok makhluk besar berwarna hitam, punya bulu panjang, hingga kuku panjang untuk mencakar mangsanya. Homang diceritakan tinggal di dalam hutan yang jarang dikunjungi manusia. Homang juga disebutkan bisa membuat orang tersesat di dalam hutan karena bisa meniru suara manusia.

Namun temuan di lapangan, misteri kematian puluhan hewan ternak tersebut tidak mengarah pada mitos. Ada jejak kaki di lokasi ternak mati. Kandang ternak juga diduga didobrak.

Nikson menduga serangan ke hewan-hewan ternak ini dilakukan hewan pemangsa. Meski demikian, Nikson tetap menunggu investigasi mendalam agar kasus ini bisa terungkap.

“Mudah-mudahan saja binatang itu. Kemarin TNI-Polri dan kita sudah memasang jebakan-jebakan dan tim hari ini turun lagi untuk berburu,” ujarnya.

Soal Makhluk Gaib Homang

Makhluk gaib homang disebut ada di balik misteri matinya puluhan ternak di Taput. Apa itu homang alias hantu hutan (begu) yang diyakini sebagian warga mengisap darah hewan ternak di Taput

Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan (Unimed) Erond L Damanik mengatakan ada berbagai jenis cerita rakyat yang menyangkut homang. Dosen Program Studi Antropologi FIS Unimed ini juga mengatakan makhluk gaib seperti homang punya nama lain di tiap daerah.

Dia mengatakan homang dan makhluk gaib lainnya sering diceritakan memiliki wujud tertentu. Erond mencontohkan soal telapak kaki terbalik yang kerap dikaitkan dengan makhluk gaib seperti homang.

“Itu kan disebutkan binatang yang kalau dia maju itu telapak kakinya mengarah ke belakang. Mana ada binatang yang kayak gitu, itu kan kepercayaan-kepercayaan populasi asli di Indonesia.

casino online Erond menyebut keberadaan homang dan sejenisnya cuma legenda masyarakat. Dia juga bercerita soal adanya larangan masyarakat mencari jejak homang sesuai arah telapak kaki.

“Di Karo itu lebih lengkap lagi, di Karo itu sampai tempat penghuniannya. Sampai ada gua Kemang seperti yang di Sembahe. Ada itu situs gua Kemang gitu. Tapi hasil penyelidikan arkeologi yang pernah kami lakukan, itu bukan. Sebenarnya itu adalah kuburan batu, terutama untuk menyimpan tulang belulang,” sambung Erond.

Facebook Comments
Share Button