CROWN-NEW-527x65 kartuking SARANA-728x90 simpatiqq
EBOBET ASUSPOKER EBOTOTO

Terdengar Hantu Wanita Yang Sedang Menangis Di Toilet Kantorku

Terdengar Hantu Wanita Yang Sedang Menangis Di Toilet Kantorku

Simpatiqq – Namaku Nova. Aku bekerja di salah satu perusahaan swasta yang bergerak dalam industri media online. Bekerja di bidang ini memang kerap tak mengenal waktu.

Tidak jarang aku harus bekerja hingga lewat hari. Mengeluh ? tidak, Karena nyatanya aku memang menyukai jam kerja yang cukup berantakan.

Seperti biasa aku menghabiskan banyak waktu untuk pekerjaan. Seperti hari-hari biasannya. Mulai siang sore hari aku harus pergi liputan.

Setelah itu kembali ke kantor untuk mengolah semua materi menjadi naskah agar dapat segera di edit oleh editorku.

Walau bekerja di kantor, aku tidak bisa bekerja dengan suasana ramai. Hai ini membuat diriku kerap mencari tempat sepi agar dapat berkonsentrasi mengerjakan pekerjaan dengan cepat. Hari ini sama seperti malam malam biasanya, aku mengerjakan semua perkerjaan hingga larut malam, Bahkan hanya tersisa diriku seorang diri di ruangan.

Merasakan sepi di kantor membuat aku cukup senang, karena tidak banyak gangguan lagi yang terdengar. Di ruangan tengah kerjaku hanya terdengar suara detik jam yang terus berputar, dan sesekali suara galon air yang mengeluarkan bunyi.

Malam itu waktu telah menunjukan pukul 02.00 WIB. Rasa haus pun terasa karena aku sibuk terus mengerjakan naskah tanpa minum sedikit pun. Malam itu waktu telah menunjukan pukul 02.00 WIB. Rasa Haus pun terasa karena aku sibuk terus mengerjakan naskah tanpa minum sedikitpun.

Aku mengisi gelas kosongku dan berjalan ke galon yang berada di pojok ruangan. Sambil mengisi air aku bersenandung pelan dan menunggu gelas penuh. Setelah itu aku kembali ke mejaku.

Ruangan kerjaku memang terasa lebih hangat bila sudah lewat pukul 17.00WIB sebab AC central sudah dimatikan. Namun, Malam ini terasa berbeda, entah kondisi tubuhku yang sedang menurun atau bagaimana tapi aku merasa kedinginan malam itu.

Sambil terus berusaha konsentrasi, aku terus mengerjakan naskahku, Hingga akhirnya bulu kudukku terangkat semua, rasany sudah tak tertahankan lagi, Karena terlalu banyak minum aku rasanya ingin buang air kecil.

Aku meninggalkan ruangan dan pergi ke toilet
Lorongan diluar ruangan kerjaku sudah dimatikan penerangannya, Sehingga tampa gelap.

Walau begitu hal tersebut tidak terlalu menggangu, Karena posisi toilet tidak terlalu jauh, Tepat berada di depan sebelah kanan ruangku.

Aku pergi ke kamar mandi paling pojok, Sebab jendela yang terbuka dari tirai membuat aku dapat menikmati indahnya lampu kota pada malam hari.
Beberapa detik hanyut dalam kamuan saat duduk pada closet tiba tiba terdengar suara pintu toilet tertutup, Seperti baru saja ada orang yang masuk.

Mendengar hal tersebut, Aku berusaha untuk tetap tenangdan memastikan bahwa hanya aku seorang yang berada di lantai 7. Aku pun terdiam.berusaha memasang telingaku untuk mendengar apakah ada suara aneh lainnya.
Namun, Tidak terjadi apa-apa

Mengetahui hal tersebut, Perasaanku mulai tenang. Aku segera flush toilet dan keluar. Kembali pada perasaan tenang, Aku mencuci tanganku, Bersenandung, Sambil asyik melihat paras wajahku di cermin.

Secara tiba tiba sebuah pel lantai terjatuh tepat berada di belangku, Aku Refleks meluihatnya ke belakang dengan cepat.

Tanpa angin atau pun bersenggolan denganku pel tersebut jatuh. Aku terkejut, Tetapi belum berusaha memperbaiki posisinya karena tanganku karena tanganku masih dipenuhi dengan sabun.
Setelah mencuci tangan, Aku ingin memperbaiki posisi pel tersebut agar kembali beridi.
Saat aku menundukan badanku untuk mengambil, Aku melihat dengan ujung mataku, Kaki seseorang wanita tanpa alas berada di kamarmandi sebelah seperti sedang duduk di closet.

Melihat hal tersebut sambil secara cepat memperbaiki posisi pel membaut aku terkejut, Padahal ruangan tersebut jelas terbuka tanpa ada seorangpun. Berusaha menenangkan diri, dan kembali memasang telinga untuk memastikan adakah orang lain di tempat ini AKu terdiam sejenak.

Memalingkan mata dari closet tanpa seorang pun ada di situ, Aku kembali melihat cermin. Bulu kudukku kembali berdiri, mataku tidak bisa berpaling lagi ke manapun, tubuhku kaku dan tak bisa bergerakm bahkan mendadak suaraku pun tak keluar ketika berniat ingin berteriak.

Ada sosok wanita dengan wajah yang pucat, berambut panjang, dan menggunakan baju kemeja rapih seperti orang kantoran pada umumnya.
Namunm dari bola matanya ia mengeluarkan air mata darah. Aku melihatnya dari pantulan cermin, Seakan sedang berbisik padaku dan memegang pundakku erat.

“Kamu pernah sendirian” ucap wanita berwajah pucat dan tak menapkkan kaki ke tanah tersebut padaku.
Malam tersebut berlalu, hari itu aku memutuskan untuk tidak pernah ke toilet sendiri, karena aku takut untuk ditemani wanita tersebut.

Agen Poker
Situs Poker
Poker Online
Pokerace
Poker99
Dewapoker

Facebook Comments
Share Button
crownsbo303.com- Selamat Datang Di crownsbo303.net Situs Online Agen Judi Bola Terpercaya
Agen Bola Tepercaya Situs Judi Online Casino Online Daftar SBOBET Daftar Judi Online Agen Judi Online Agen Bola Tepercaya Main Casino Online Uang Asli Crown303 daftar poker online