CROWN-NEW-527x65 SARANA-728x90 simpatiqq mwtoto asuspoker

Cerita Mistis Di Gondol WeWe Gombel

Cerita Mistis Kali ini saya ingin berbagi cerita tentang hantu wewe gombel. Mari kita simak cerita saya. Nia, gadis kecil ini hidup yang tinggal bersama orang tuanya di sebuah desa yang ditumbuhi pohon bambu yang rimbun. Ketika malam tiba, pohon-pohon bambu saat angin akan menyebabkan berderit suara dan seram. Dia memiliki seorang teman yang usia dengan nama Reina.

Setelah Nia dan Reina sedang bermain kejar-kejaran. Mereka bermain dalam suasana hati yang riang. Mereka terus bermain sampai dia menyadari bahwa dia telah begitu jauh dan mencapai halaman belakang rumah yang ditumbuhi rumpun lebat pohon bambu. Mereka terus bermain. Dan waktu terus berjalan keluar dari perubahan daylight sore. Di rumpun pohon bambu tumbuh lebat yang ada sepasang mata mengawasi kedua anak-anak. Cerita Mistis

* Sreek! Dan tiba-tiba, sepasang mata yang keluar dari persembunyian. Tinggi dan besar-breasted makhluk berbulu (wewe gombel) segera mengejar dan menangkap kedua anak-anak. Karena melihat makhluk menyeramkan di depannya. Kedua anak-anak cepat bergegas. Nia berlari penuh, dan berhasil masuk dan bersembunyi di dalam rumah dan menguncinya dari dalam. Dia bersembunyi di bawah kasur nya di dalam. Sementara Reina masih dalam mengejar makhluk yang lebih tinggi. Cerita Mistis

Segera makhluk itu tertangkap Reina dan segera membawanya pergi. Tidak lama setelah makhluk itu pergi bersama dengan buruannya, Reina. Keheningan seakan tidak ada. Begitu hari mulai penduduk mulai menjadi khawatir, karena Reina belum kembali. Kemudian Nia mengatakan orangtuanya tentang insiden pada Reina.

Kemudian kedua orang tua Nia mengajak warga dan psikis untuk membantu menemukan Reina. Paranormal itu mantra yang Reina bisa kembali lagi. Beberapa menit kemudian, datang terakhir makhluk wewe gombel sambil membawa Reina dan segera kembali ke paranormal.

Reina kembali pelukan keluarganya. Sejak itu wewe gombel tidak pernah lagi mengganggu anak-anak di desa. Itu cerita saya. Terima kasih kepada mereka yang telah membaca cerita saya.

Facebook Comments
Share Button